| Pertanyaan 1 | ||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
1. Sesuatu yang terdapat dalam diri individu yang membimbing
dan memberi arah kepada seluruh tingkah laku individu yang bersangkutan
(Gordon Allport), adalah pengertian dari .....
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 2 | ||||||||||||||||
2. Sifat-sifat pribadi yang dimiliki manusia sejak lahir seperti Honesty, Discrecy, Reliability dll adalah termasuk jenis ... Read More .....
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 3 | ||||||||||||||||
3. Cabang ilmu filsafat yang mempelajari tingkah laku manusia untuk menentukan nilai perbuatan baik atau buruk
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 4 | ||||||||||||||||
4. Ajaran tentang apa yang dilarang dan apa yang wajib dilakukan oleh manusia supaya bisa menjadi baik...
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 5 | ||||||||||||||||
5. Sikap dasar, ciri-ciri dan pandangan penilaian seseorang atau sekelompok orang, terhadap suatu kegiatan tertentu.
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 6 | ||||||||||||||||
6. Sifat yang tertanam dalam jiwa, daripadanya timbul
perbuatan-perbuatan dengan mudah tanpa memerlukan pertimbangan terlbih
dahulu, adalah pengertian Akhlak menurut :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 7 | ||||||||||||||||
7. Kehendak yang dibiasakan dan akan menjadi kebiasaan yang mudah dilakukan, adalah pengertian akhlak menurut ...
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 8 | ||||||||||||||||
8. Menurut Jam husada (2002) ada beberapa faktor berpengaruh pada keputusan atau tindakan-tidakan tidak etis antara lain
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 9 | ||||||||||||||||
9. Abdulkadir Muhammad mengklasifikasikan kebutuhan manusia menjadi empat kelompok, antara lain :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 10 | ||||||||||||||||
10. Memberdayakan segala potensi yang dimiliki, baik potensi
materiil maupun spiritual, tenaga dan fikiran dengan tujuan untuk
mencukupi kebutuhan hidup, baik kebutuhan material maupun spiritual,,
adalah definisi dari ...
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 11 | ||||||||||||||||
11. Suatu keadaan internal individu yang melahirkan kekuatan,
kegairahan dan dinamika, serta mengarahkan tingkah laku pada tujuan
adalah definisi dari
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 12 | ||||||||||||||||
12. Ciri-ciri profesionalisme dalam bekerja antara lain ditunjukkan dalam hal berikut, KECUALI :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 13 | ||||||||||||||||
13. Karakteristik pokok seseorang yang berhubungan dengan
atau menghasilkan unjuk kerja yang efektif dan atau superior pada
jabatan tertentu atau situasi tertentu sesuai kriteria yang telah
ditetapkan
adalah pengertian KOMPETENSI menurut :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 14 | ||||||||||||||||
14. Menurut ILO/ASPDEP pada seminar penyusunan Regional Model Competency Standards, Bangkok, 1999, KOMPETENSI meliputi :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 15 | ||||||||||||||||
15. Suatu falsafah yang didasari oleh pandangan hidup sebagai
nilai-nilai yang yang menjadi sifat, kebiasaan dan kekuatan pendorong,
membudaya dalam kehidupan suatu kelompok masyarakat atau organisasi
kemudian tercermin dari sikap menjadi perilaku, kepercayaan, cita-cita, pendapat dan tindakan yang terwujud sebagai “kerja” atau “bekerja” adalah pengertian dari :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 16 | ||||||||||||||||
16. Mengubah sikap dan perilaku pegawai untuk meningkatkan
produktivitas kerja, Meningkatkan kepuasan kerja dan pelanggan,
pengawasan fungsional, dan mengurangi pemborosan, Menjamin hasil kerja
ber...
kualitas, Memperkuat jaringan kerja ( networking) adalah beberapa manfaat dari :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 17 | ||||||||||||||||
17. Suatu bentuk pekerjaan yang mengharuskan pelakunya
memiliki pengetahuan tertentu yang diperoleh melalui pendidikan formal
dan ketrampilan tertentu yang didapat melalui pengalaman kerja pada
orang
yang terlebih dahulu menguasai ketrampilan tersebut, dan terus memperbaharui ketrampilannya sesuai dengan perkembangan teknologi, adalah pengertian dari :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 18 | ||||||||||||||||
18. Seseorang yang menjalankan profesinya secara benar dan
melakukannya menurut etika dan sikap-sikap profesional maka orang
tersebut disebut :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 19 | ||||||||||||||||
19. Memiliki komitmen yang tinggi, memiliki tanggungjawab,
menguasai materi dan berfikir secara sistematis merupakan ciri dari
sikap sikap :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 20 | ||||||||||||||||
20. Menguasai ilmu secara mendalam, mampu mengkonversikan
ilmu menjadi ketrampilan dan selalu menjunjung tinggi etika dan
integritas profesi adalah syarat syarat untuk menjadi :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 21 | ||||||||||||||||
21. Prinsip-prinsip yang terkandung dalam etika profesi antara lain :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 22 | ||||||||||||||||
22. Untuk mengukur profesionalisme seseorang diperlukan
standar professional dimana ada beberapa pendekatan untuk mengukurnya,
yaitu
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 23 | ||||||||||||||||
23. Menurut pendekatan Orientasi Filosofis, ada 3 hal pokok
yang digunakan untuk mengetahui tingkat profesionalisme seseorang, yaitu
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 24 | ||||||||||||||||
24. Tanda-tanda atau simbol-simbol yang berupa kata-kata,
tulisan atau benda yang disepakati untuk maksud-maksud tertentu,
misalnya untuk menjamin suatu berita, keputusan atau suatu kesepakatan
suatu
organisasi adalah definisi dari :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 25 | ||||||||||||||||
25. Norma atau azas yang diterima oleh suatu kelompok
tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari di masyarakat maupun
di tempat kerja adalah definisi dari :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 26 | ||||||||||||||||
26. Pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam melaksanakan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari, adalah definisi dari :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 27 | ||||||||||||||||
27. Agar kaum professional dapat memberikan jasa
sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya dan melindungi nasabah
dari perbuatan yang tidak profesional, adalah tujuan keberadaan :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 28 | ||||||||||||||||
28. Aturan atau ketentuan tertulis yang disepakati di dalam menjalankan suatu profesi oleh organisasi profesi disebut :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 29 | ||||||||||||||||
29. Memberikan pedoman bagi setiap anggota, merupakan sarana
control social bagi masyarakat dan mencegah campur tangan pihak lain
diluar organisasi adalah 3 fungsi dari :
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 | ||||||||||||||||
| Pertanyaan 30 | ||||||||||||||||
30. Untuk Menjunjung tingi martabat, Menjaga dan memelihara
kesejahteraan anggota, Meningkatkan mutu anggota, Meningkatkan mutu
organisasi, Meningkatkan layanan, adalah beberapa tujuan dari keberadaan
|
||||||||||||||||
| Skor : 1/1 |
Etika Profesi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusahaha... kopi kabeh mas wawan..wkwkwk
BalasHapusada yang bertindak kurang professional nih....seharusnya jawaban ini tidak dimuat....PAK THOHA gimana ni kok ga secure????
BalasHapussama juga mengajak korupsi nih (siasat) ....bertentangan dengan kuliahnya, tolong ditindak ni pak Thoha. KPK mana KPK??
BalasHapuswkwkw wes manut iki wae lah q, nak salah kabeh tanggungan mu fai :v haha
BalasHapus